PENGARUH FENOMENA EL-NINO SOUTHERN OSCILLATION TERHADAP CURAH HUJAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI PADA TAHUN 2015-2020
DOI:
https://doi.org/10.30631/jemst.v4i1.45Keywords:
ENSO, Curah Hujan, El-NinoAbstract
Penelitian ini membahas tentang pengaruh fenomena El-Nnino Southern Oscillation (ENSO) terhadap curah hujan yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2015 hingga 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja serta pengaruh fenomena ENSO terhadap curah hujan yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji regresi sederhana dengan derajat kepercayaan 5%, serta menggunakan software Matlab. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya fenomena ENSO diantaranya Siklus Monsoon, Iklim dan Cuaca. Hubungan antara fenomena El-Nino dan curah hujan yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi dapat diketahui dengan semakin tingginya curah hujan maka nilai ENSO yang diperoleh semakin rendah, begitupun sebaliknya jika curah hujannya semakin rendah maka nilai ENSO yang diperoleh semakin tinggi. Hal ini sesuai dengan analisis regresi sederhana menggunakan Software Matlab dengan nilai r yang diperoleh sebesar -0,17702 serta persamaan y adalah -22,38526 + 213,1129x.
References
BOM (Bureau of Meteorology). (2011). El Nino, La Nina dan Australia’s Climate. Diakses dari www.bom.gov.au pada tanggal 9 September 2011.
Tjasyono, Bagong. (2002). Klimatologi. Bandung : ITB.
Tjasyono, B. H. K. (2009). Meteorologi Indonesia 1 : Karakteristik & Sirkulasi Atmosfer, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Jakarta.
Trenberth, K. E dan J. M. Caron. (2000). The Southern Oscillation Revisited: Sea Level Pressures, Surface Temperatures and Precipitation. Journal of Climate. 13. 4358-4365.
.png)





